ArtikelTeknologi

10 Cara mengatasi laptop lemot saat di pakai

Buat kalian yang sehari-hari bekerja menggunakan laptop, pastinya butuh laptop dengan performa yang kencang dan lanacar . Namun seiring pemakaian, laptop bisa saja menjadi lemot dan akhirnya membuat pekerjaan atau tugas teman teman Info Sukabumi Update terhambat.

Tapi jangan khawatir, saat ini ada sejumlah cara mengatasi laptop lemot dengan mudah dan cepat. Laptop yang kamu gunakan sekarang akan terasa lancar layaknya pertama kali dibeli.

Penyembab Laptop Lemot

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan laptop kamu jadi terasa lemot meski baru saja dibeli beberapa bulan lalu. Dilansir situs Hello Tech, berikut penyebab laptop lemot.

  1. RAM laptop yang terlalu kecil.
  2. Banyaknya aplikasi berjalan di background dan aktif saat laptop dinyalakan.
  3. Kapasitas penyimpanan internal sudah terlalu penuh sehingga laptop menjadi lemot.
  4. Menggunakan aplikasi yang memiliki size besar dan berat, sehingga mempengaruhi performa laptop.
  5. Terkena serangan virus atau malware.
  6. Laptop masih menggunakan HDD, padahal saat ini sudah banyak laptop yang mengusung SSD.
  7. Prosesor laptop yang digunakan sudah usang, sehingga tidak mendukung aplikasi yang berjalan sekarang ini.
  8. Hard disk yang digunakan sudah usang. Hal ini turut mempengaruhi performa laptop menjadi lebih lemot.

Cara Mengatasi Laptop Lemot

jangan khawatir. Sebab, ada banyak cara ampuh untuk mengatasi laptop yang lemot sehingga dapat berfungsi normal lagi.

1. Cari Tahu Spesifikasi Laptop

Masih banyak masyarakat yang kebingungan ketika membeli laptop, karena mereka tidak paham mengenai spesifikasinya. Alhasil, laptop yang dibeli mengusung prosesor usang dan RAM yang kecil sehingga mempengaruhi performa.

Oleh sebab itu, sebaiknya cari tahu dulu tentang spesifikasi laptop yang ingin dibeli. Kamu bisa bertanya-tanya kepada sales secara langsung atau melihat review di YouTube.

2. Gunakan Aplikasi yang Sesuai

Setelah mengetahui spesifikasi laptop yang digunakan, kini kamu harus paham aplikasi apa saja yang nantinya akan digunakan di laptop. Jangan sampai, laptop yang masuk dalam kategori entry level justru digunakan untuk bermain game online.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button