Home

Modus Komplotan Penyalur TKW Ilegal Bawa 2 ABG ke Yordania di Sukabumi

infosukabumiupdate.com – Jejaring Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan korban dua anak di bawah umur atau Anak Baru Gede (ABG) perempuan asal Kabupaten Sukabumi dibongkar polisi dan Satgas TPPO.
Diketahui, keduanya berangkat bekerja ke Yordania melalui jalur ilegal menggunakan visa ziarah ke Yordania. Dari 6 pelaku, salah satunya inisial RA pegawai honorer Dinas Kependudukan dan Catatatn Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi adalah kunci mulusnya keberangkatan dua korban tersebut.

“Ini kasus yang sering terjadi, ada manipulasi data karena usianya dipalsukan, masih anak-anak di tuakan. Itu adalah salah satu praktik, sehingga bisa lolos untuk menjadi pekerja migran,” kata Jejen Nurjaha, Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Kabupaten Sukabum

Selain korban yang sudah dipulangkan, saat ini masih ada satu korban lainnya berusia 15 tahun yang sudah terlanjur terikat kontrak. Jejen menegaskan tidak ada kekerasan dalam kasus yang melibatkan anak tersebut.

“Untuk komunikasi masih lancar, masih chatting-an dengan pihak kecamatan. Dia memang sudah kontrak kerjanya dua tahun 11 bulan lagi. Dia memang ingin pulang, gajinya lancar hanya memang tidak sesuai dengan yang dijanjikan,” kata Jejen.

Dari rangkaian kasus tersebut, Jejen menjelaskan selain keberangkatan unprosedural, keterlibatan pemalsuan dokumen juga melancarkan kasus tersebut. Jejen meminta semua pihak untuk menyadari dan waspada dengan praktik semacam itu.

“Kita sebagai gugus tugas, ini perlu kerjasama dengan pemerintah desa, kecamatan dan masyarakat sekitar. Kalau ada orang yang mengajak keluarganya untuk menjadi pekerja migran, apalagi ini yang ke Timur Tengah perlu diketahui 19 negara ini masih moratorium belum di buka. Rata-rata yang kemudian menjadi korban itu diberangkatkan menggunakan visa ziarah, umroh dan turis

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button